Tak Ingin Kasus Griezmann Terulang, Barca Disarankan Beli Firmino Ketimbang Lautaro

Barcelona disarankan untuk membeli Roberto Firmino dibandingkan Lautaro Martinez jika tak ingin kasus Antoine Griezmann terulang. Pendapat tersebut dilontarkan oleh pemain yang pernah membela Barcelona, Bojan Krkic. Ia menilai, kualitas Roberto Firmino jauh lebih menjanjikan dibandikankan Lautaro Martinez yang musim ini memperkuat Inter Milan.

Bojan menyebut langkah untuk mendatangkan Firmino untuk mengantisipasi kasus Antoine Griezmann di Barcelona terulang. Seperti yang diketahui, Griezmann mengalami musim yang sulit bersama Azulgrana (julukan Barcelona). Berposisi sebagai striker murni, namun pemain Timnas Prancis itu sulit menemukan form terbaiknya kala beroperasi di sektor winger.

Selain itu, mantan penyerang Atletico Madrid itu juga beberapa kali mengeluh kesulitan untuk menemukan form terbaiknya jika tak beroperasi di posisi ujung tombak penyerangan. Meskipun demikian, Bojan secara terang terangan tak ingin disebut tak mengagumi kemampuan Attacante (striker) milik Inter Milan itu. Alasan Barcelona sendiri ngebet untuk mendatangkan Lautaro adalah performa yang menjanjikan.

Musim ini saja, pemain asal Argentina itu telah mengemas 16 gol dan 4 assist disemua kompetisi "Saya tidak ingin hal ini diartikan bahwa saya tidak suka jika Barcelona mendatangkan pemain Argentina itu (Lautaro)." "Tapi saya hanya mengingatkan bahwa gaya bermain Lautaro harus disenergikan kembali dengan filosofi bermain Barcelona."

"Sayang jika ia harus berakhir sama seperti Griezmann," terang Bojan Krkic seperti yang dikutip dari laman "Jika diminta untuk memilih satu nama, maka dengan yakin saya akan menyebut Firmino." "Ia merupakan pemain yang menyatukan semua tim, mobilitas dan pergerakannya ke setiap penujuru lapangan tak perlu diragukan kembali," puji pemain yang pernah membela AC Milan itu.

Disinggung mengenai alasan meragukan Lautaro akan nyetel dengan permainan Barcelona adalah gaya bermain dari Inter Milan sendiri. "Inter saya rasa bukan tim yang mengusung pola permainan menyerang secara terbuka." "Saya rasa dengan pola permainan seperti itu, Lautaro bukan striker yang tepat untuk mengisi ujung tombak penyerangan Barcelona," tambahnya.

Jika dilakukan head to head maka Firmino memang sedikit lebih dunggulkan, terlepas dari torehan golnya. Firmino dapat dikatakan sebagai jembatan untuk menghubungkan arus serangan lini tengah Liverpool ke barisan penyerangan. Terlebih lagi, pengalaman akan asam manisnya dunia sepak bola tentu lebih banyak pemain asal Brasil itu dibandingkan Lautaro.

Firmino memang kariernya moncer bersama Liverpool. Meski tidak begitu produktif, Firmino adalah kunci dari permainan The Reds di lini depan dan secara keseluruhan tim. Bojan tak ingin Lautaro menjadi The Next Griezmann yang tampil kurang moncer bersama Barca.

"Itu tak bisa terjadi kembali (kasus Griezmann)." "Bagi saya pemain nomor 9 itu harus yang benar benar nomor 9." "Itu bakat alami yang tak semua pemain memiliki, akan sayang sekali jika tidak diposisikan dengan benar."

"Jika Barcelona memang benar membutuhkan striker yang memiliki naluri nomor 9 murni, maka datangkanlah Firmino, lalu gunakan semaksimal mungkin," terangnya menambahkan. Alasan Barcelona untuk mendatangkan striker papan atas ialah usia yang Luis Suarez yang tak lagi muda. El Pistolero (julukan Suarez) memerlukan pelapis yang sepadan jika dirinya nanti mengalami cedera atau justru hengkang.

Selain itu, tim asal Catalan juga membutuhkan striker muda untuk investasi jangka panjang.

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *