Singgung Uang Rakyat alias Pajak Dasar Ketegasan Shin Tae-yong Latih Timnas Indonesia U19

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae yong mengungkapkan alasan dibalik sikap tegas yang ia miliki dalam melatih skuad Garuda Muda. Seperti yang kita ketahui bahwa baru baru ini ada kabar panas dicoretnya dua punggawa Timnas Indonesia U19. Dua pemain yang terpaksa dicoret tersebut diketahui bernama Serdy Ephy Fano dan Ahmad Afhridrizal.

Usut demi usut ternyata ada dasar dibalik alasan Shin Tae yong mencoret dua pemain tersebut. Pelatih asal Korea Selatan itu berdalih dua pemainnya tersebut terlambat menghadiri latihan. Dikabarkan salah satu dari keduanyaterlambat mengikuti latihan 10 menit dari jadwal yang telah ditentukan karena ketiduran.

Alhasil Shin Tae yong merasa dua punggawanya tersebut telah melakukan tindakan indispliner. Sehingga, Shin Tae yong tanpa segan langsung mencoret Serdh Ephy Fano dan Ahmad Afhridrizal karena alasan indispliner. Dicoretnya kedua pemain tersebut akhirnya membuat jumlah punggawa Timnas Indonesia U19 yang dijadwalkan menjalani pemusatan latihan di Kroasia menjadi 28 orang saja.

Para punggawa Timnas Indonesia U19 sendiri dijadwalkan telah berangkat sejak Sabtu malam. Sebelum keberangkatan tersebut, Shin Tae yong menjelaskan alasannya bersikap tegas kepada para pemainnya yang tidak bisa disiplin. Shin Tae yong mengakui dirinya tidak ingin ada satu pun pemain yang tidak bersungguh sungguh dalam menjalani program.

Apalagi para pemain Timnas Indonesia U19 yang akan berlatih di Eropa, mereka semua difasilitasi negara dimana anggaran itu berasal dari uang rakyat alias pajak. Sehingga Shin Tae yong tidak ingin anak asuhnya tidak bersungguh sungguh dalam memanfaatkan fasilitas tersebut. "Tidak menutup kemungkinan pemain dipulangkan jika tidak bisa mengikuti latihan ini dengan baik. Mereka bisa ke Eropa karena pajak rakyat Indonesia, jadi mereka harus punya rasa tanggung jawab," tegas Shin Tae yong.

Para punggawa Timnas Indonesia U19 dijadwalkan akan menjalani pemusatan latih di Kroasia selama kurang lebih 50 hari. Setelah mengikuti pemusatan latihan dan turnamen di Kroasia, timnas U 19 akan berangkat ke Uzbekistan untuk mengikuti turnamen AFC U 19. 'Garuda Muda' berada di Grup A bersama tuan rumah Uzbekistan, Kamboja, dan Iran. Pertandingan perdana timnas U 19 akan melawan Kamboja pada 14 Oktober. Selanjutnya melawan Iran 17 Oktober dan menantang tuan rumah Uzbekistan pada 20 Oktober.

Piala AFC U 19 di Uzbekistan memang tidak mempengaruhi posisi timnas Indonesia di Piala Dunia U 20 pada Mei Juni. 1. Adi Satryo PSMS Medan 2. Erlangga Setyo Persib Bandung

3. Yofandani Damai PSIS Semarang 4. Pratama Arhan PSIS Semarang 5. Yudha Febrian Barito Putera

6. Komang Tri Bali United 7. Elkan Baggott Ipswich Town 8. Ahmad Rusadi

9. Muhammad Fadhil Semen Padang FC 10. Bayu M. Fiqri PON Jatim 11. Rizky Ridho Persebaya

12. Bagas Kaffa Barito Putera 13. Komang Teguh Diklat Ragunan 14. Andre Oktaviansyah,

15. David Maulana Barito Putera 16. Brylian Aldama, 17. Beckham Putra Persib Bandung

18. Mohammad Kanu Babel United FC 19. Braif Fatari Persija Jakarta 20. Andi Irfan AS Abadi Tiga Naga

21. Sandi Arta Persija Jakarta 22. Witan Sulaeman FK Radnik Surdulica 23. Jack Brown Lincoln City

24. Mochammad Supriadi Persebaya 25. Irfan Jauhari Bali United 26. Khairul Zakiri Gymnastica Cueta

27. Saddam Gaffar PSS Sleman 28. Moh. Bahril PSIS Semarang

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *