Sebelum Meninggal, Didi Kempot Sempat Berpesan Ini, Bukti Kepeduliannya Terhadap Sobat Ambyar

Sebelum meninggal dunia, Penyanyi Didi Kempot sempat merilis video klip lagu ojo mudik. Didi Kempot dikabarkan meninggal dunia pagi ini sekitar pukul 07.30 WIB. Didi Kempot meninggal dunia di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo, Jawa Tengah.

Kakak kandung Didi Kempot, Lilik membenarkan kabar duka tersebut. "Betul saya kaget mba," ucapnya seperti dikutip dari Kompas TV Live. Sebelum berpulang, Didi Kempot ternyata sempat merilis karya terbarunya.

Lewat lagu Ojo Mudik ini, Didi Kempot mengajak masyarakat yang merantau agar tidak mudik dulu di tengah pandemi Covid 19. Dalam video klip tersebut, Didi Kempot menggandeng sejumlah pejabt di Solo. Mulai dari Wali Kota FX Hadi Rudyatmo, Dandim 0735 Surakarta, Letkol Infantri Wiyata Sempana Aji, dan Kapolresta Surakarta, Kombes Andy Rifai.

Melalui lagu tersebut, Didi Kempot berpesan agar masyarakat lebih sadar untuk selalu mentaati imbauan pemerintah. Hal itu seolah menjadi bukti Didik Kempot peduli terhadap sobat ambyar. "Harapannya untuk semuanya imbauan ojo mudik, semoga itu betul betul dipatuhi," ungkap Didi Kempot beberapa waktu lalu seperti dikutip dari Youtube Kompas TV.

Kabarnya, Didi Kempot sempat dibawa ke rumah sakit tersebut dalam kondisi tak sadar. Hal tersebut diungkapkan oleh Asisten Manajer Humas RS Kasih Ibu, Divan Fernandez. "Datang dalam kondisi tak sadar. Kita lakukan upaya pertolongan semaksimal mungkin tapi akhirnya meninggal," ujar dia, saat dihubungi oleh Kompas.com.

Belum diketahui secara pasti penyebab berpulangnya Didi Kempot. Namun, dugaan sementara Didi Kempot meninggal dunia karena serangan jantung. Menurut sang kakak kandung, Didi Kempot tidak ada riwayat sakit sebelum menghembuskan nafas terakhir.

Bahkan pola makan Didi Kempot pun tetap terjaga. "Tidak ada, makan biasa," katanya. Lilik belum dapat memastikan kapan dan dimana Didi Kempot dikebumikan.

Tembang lagu galau dari musisi campur sari, Didi Kempot rupanya punya tempat di hati anak anak muda saat ini. Lagu lagu bertemakan patah hati tersebut dikagumi para sad boys dan sad girls, fans dari Didi Kempot. Terbukti, saat acara Ngobrol Bareng Musisi ( Ngobam) di channel Youtube penyiar radio ternama, Gofar Hilman, para sad boys dan sad girls nyanyi bareng saat Didi Kempot Tampil.

Lagu lagu berbahasa Jawa ini fasih dilantunkan para anak muda saat di acar Ngobam Off Air bareng Didi Kempot di Gulo Koplo, Solo. Gelar Godfather of Broken Heart pun disandang Didi Kempot karena lagu lagu galaunya. Dalam sesi ngobrol bareng, Didi Kempot menceritakan seputar karya karyanya dan pengalaman berharga selama bermusik.

Didi Kempot menceritakan, di awal awal dirinya berkarya di tahun 1989 an, lagu lagunya sudah sampai di telinga orang orang Suriname, Amerika Selatan. "Lagu lagu saat itu di Indonesia kurang populer, tapi di Belanda dan Suriname terkenal bagi orang orang keturunan Jawa di sana," ucapnya. Di Suriname, memang banyak orang orang keturunan Jawa yang tinggal menetap di sana.

Sehingga tak heran lagu lagu Didi Kempot yang berbahasa Jawa sangat terkenal di Suriname. Didi Kempot pun beberapa kali tampil di sana, dan bahkan pemerintah setempat menyambutnya saat ia datang ke sana. "Di Suriname kita bertemu temen temen orang Jawa. Di situ saya kaget pas pertama kali dateng, di Amerika ada orang Jawa, ternyata banyak sekali. Mereka bernyanyi sambil menangis," ucapnya.

Saking terkenalnya di Suriname, Didi Kempot bahkan pernah disambangi oleh orang gangguan jiwa. Saat itu, ia sedang berada di sebuah toko dan langsung dihampiri gangguan jiwa yang tak berbusana. "Kebetulan dia (orang gangguan jiwa) bukan orang jawa, kayanya ketutunan afrika. Saya lagi mampir di toko terus ditunjuk "hey, you Didi Kempot!" katanya diikuti tawa penonton.

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *