Polisi Selidiki Kasus Penemuan Mayat Bayi di Bawah Ranjang Seorang Janda

Warga Dusun Nguter, Desa Botoreco, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora digegerkan dengan temuan mayat bayi di bawah ranjang seorang janda. Kapolsek Kunduran Iptu Lilik Eko ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat bayi di bawah ranjang tersebut, Senin (3/2/2020). Ia mengungkapkan, saat ini masih menunggu keterangan dari ibu bayi yang sedang berada di sebuah rumah sakit Purwodadi.

"Perkembangan berikutnya nanti saya kabari," kata dia. Diperoleh informasi, bayi yang sudah tidak bernyawa itu diduga anak dari S (38) yang berstatus sebagai janda. Hanya saja sejauh mana kebenarannya masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian.

Terpisah, dua pemancing menemukan bayi laki laki dalam kondisi mengambang di Sungai Dimoro Desa Harjosari, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Minggu (19/1/2020) sekira pukul 18.00 WIB. Kanit Reskrim Polsek Karangpandan, Ipda Suparjo mengatakan, pasca kejadian penemuan bayi laki laki dalam kondisi meninggal dunia itu pihak Polsek Karangpandan dan Inafis Polres Karanganyar telah melakukan olah TKP. "Bayi dengan tali pusar yang belum dipotong itu ditemukan oleh dua pemancing dalam kondisi mengambang di Sungai Dimoro. Sungai itu memiki kedalaman 30 40 cm. Dari keterangan dua orang saksi, seusai memancing mereka melihat ada putih putih yang mengambang," kata dia.

Petugas kesehatan dari Puskesmas Karangpandan telah memeriksa kondisi bayi dan dinyatakan meninggal dunia. Setelah melanjutkan olah TKP hari ini, di sekitar lokasi tidak ditemukan barang bukti lain atau bekas bungkus bayi. Ia menjelaskan, saat ini pihaknya masih mendalami keterangan dari para saksi untuk mengungkap kasus tersebut.

Kejadian pembuangan bayi itu baru pertama kali terjadi di daerah tersebut. "Kita akan lakukan autopsi. Setelah dari RSUD Karanganyar, bayi akan dibawa ke RSUD Dr Moewardi Solo. Kita tunggu hasilnya bagaimana dan mendalami keterangan saksi untuk membantu pengungkapan kasus itu," kata Kanit Reskrim Polsek Karangpandan. Warga digegerkan dengan penemuan mayat bayi dalam plastik di Terminal Dukuhsalam, Slawi, Kabupaten Tegal, Jumat (20/12/2019) pagi.

Sebelumnya, mayat bayi tersebut telah diketahui keberadaannya oleh pihak awak bus berpelat nomor G 1482 BE. Kasatreskrim Polres Tegal AKP Gunawan Wibisono menuturkan, dari hasil penyelidikan sementara, bayi tersebut diketahui sudah tidak bernyawa sejak enam jam sebelum ditemukan oleh kernet di dalam bus. Dia menuturkan, tidak terdapat tanda tanda kekerasan pada mayat bayi tersebut.

Saat ditemukan pertama kali, kata AKP Gunawan, mayat bayi tersebut sudah dibungkus kain kafan. Kemudian, dalam fisik mayat bayi itu pun sudah tidak ada tali pusarnya. Dalam hal ini, dia mengaku masih terus menyelidiki ihwal identitas pelaku pembuang bayi di dalam bus.

"Dugaan awal, pembuang bayi tersebut merupakan penumpang dari Bus Dewi Sri. Menurut keterangan awak bus, pembuang mayat bayi itu adalah penumpang terakhir yang diantarkan ke Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal," kata AKP Gunawan.

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *