Polisi Beberkan Kronologi Penangkapannya Saat Tengah Malam Tio Pakusadewo Kembali Terjerat Narkoba

Aktor senior Tio Pakusadewo kembali berurusan dengan polisi terkait kasus narkoba. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkankronologi penangkapannya. Pada Senin (13/4/2020), Ditresnarkoba Polda Metro Jaya mendapatkan informasi ada seseorang yang sering menyalahgunakan narkoba.

Berangkat dari informasi tersebut, tim Subdit 1 Ditresnarkoba melakukan penyelidikan dan menyambangi kediaman Tyo di kawasan Terogong, Jakarta Selatan pada Senin sore. Kemudian, pada Selasa (14/4/2020) dini hari, ti. Subdit 1 Ditresnarkoba melakukan penggerebekan di kediaman Tio. "Saat tengah malam, jam 1 dilakukan penangkapan jam 1 dan menemukan seseorang berinisial TP," kata Yusri dalam siaran langsung di Instagram nya, @narkoba_metro, seperti dikutip Kompas.com, Selasa (14/4/2020).

Dalam penggerebekan itu, polisi menemukan ganja seberat 18 gram, satu buah telepon genggam, dan seperangkat alat hisap sabu atau bong. "Yang menarik disini beliau adalah seorang public figure senior yang kedua kali (tersandung narkoba," kata Yusri. Film arahan Upi ini menceritakan tentang remaja yang hidup di era millenial saat ini. Sebagai informasi, Tyo pernah ditangkap oleh Polda Metro Jaya ketika sedang makan malam di rumahnya di Jalan Ampera I, Cilandak Timur, Jakarta Selatan pada Desember 2017.

Kala itu, Tyo membeli sabu pada Sabtu, 16 Desember 2017, dari Vina, yang mengantar sabu ke rumah Tyo. Kemudian, Tyo mengonsumsi sabu tersebut pada Minggu, 17 Desember 2017. Saat digeledah, polisi menyita 1,06 gram sabu di dalam tiga bungkus plastik klip.

Beberapa barang bukti lain, yaitu sabu berikut bong, cangklong, korek api gas, dan satu unit ponsel, juga disita oleh jaksa. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis sembilan bulan penjara terhadap Irwan Susetio alias Tyo Pakusadewo. Aktor kelahiran 2 September 1963 itu, dinyatakan terbukti bersalah menyalahgunakan narkotik.

"Irwan Susetio alias Tyo Pakusadewo telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan penyalahgunaan narkoba golongan satu untuk dirinya sendiri. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara sembilan bulan," kata Ketua Majelis Hakim Asiadi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (24/7/2018).

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *