Korban Diancam Lakukan Aksi Bejat Saat Istri Dirawat di RS Ayah Tiri Cabuli Anaknya Selama 6 Tahun

Lagi lagi seorang ayah tega melakukan perbuatan bejat terhadap anaknya sendiri. Kali ini seorang berinisial MA (54) tega memperkosa anak tirinya sendiri yang berusia 17 tahun. Peristiwa pilu yang dialami oleh gadis 17 tahun ini terjadi di Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, Riau.

Aksi bejat ayah tiri pada putrinya ini ternyata tak hanya dilakukan sekali. MA melampiaskan nafsu bejatnya berulang kali pada sang putri. Pemerkosaan yang dilakukan MA pada anaknya sendiri ini telah ia lakukan sejak tahun 2018 hingga 2019.

Korban berulang kali dipaksa untuk melayani nafsu bejat sang ayah tiri. Pemerkosaan yang dilakukan oleh ayah tiri ini sudah berlangsung sejak korban masih duduk di kelas tiga SD. Kini MA akhirnya telah dibekuk pihak kepolisian.

Korban yang selama ini hanya diam lantaran diancam akhirnya berani melapor pada sang ibu. Kaget dengar cerita putrinya, sang ibu pun melaporkan suaminya ke polisi. Pelaku juga tak peduli situasi ketika melakukan perbuatan bejatnya.

Selama rentang waktu enam tahun itu, korban berulang kali dipaksa melayani nafsu bejat ayahnya tersebut. Bahkan, saat korban sedang tertidur di ruang tamu ketika menjaga ibunya yang sedang sakit. "Tersangka berulang kali mencabuli anak tirinya hingga bulan Januari 2019 lalu.

Bahkan tersangka pernah mencabuli korban saat tidur di ruang tamu menjaga ibunya yang sedang sakit usai kecelakaan," kata Kapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Minggu (9/8/2020). Merasa aman lantaran sudah mengancam putrinya, MA terus mengulangi perbuatan bejatnya itu. Dari pemeriksaan yang dilakukan, perbuatan bejat pelaku pertama kali dilakukan sejak korban duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Awalnya tersangka hanya mencabuli, tapi karena tak kuat menahan nafsu, korban akhirnya disetubuhi. Alasannya, tergiur dengan tubuhnya saat melihat usai mandi. "Pada tahun 2013 itu, tersangka melakukan pencabulan saat berdua dengan korban di rumahnya.

Sedangkan istri tersangka atau ibu korban sedang dirawat di rumah sakit karena keguguran," kata Ambarita. Setelah melampiaskan nafsu bejatnya itu, korban diancam untuk tidak melaporkannya kepada orang lain, termasuk ibunya. Karena merasa aman, perbuatan itu kembali diulanginya hingga tahun 2019.

Kasus pencabulan itu terungkap setelah enam tahun gadis tersebut menjadi korban perbuatan bejat ayah tirinya. Karena sudah tidak tahan dengan perbuatannya itu, korban akhirnya memberanikan diri untuk melaporkan kepada ibu kandungnya. Mengetahui pengakuan putrinya itu, sontak sang ibu terkejut dan langsung melaporkannya ke polisi.

Sang ibu berharap suaminya dapat dihukum setimpal atas perbuatan yang dilakukan terhadap putrinya. "Setelah mendapat laporan dari orangtua korban, kami melakukan penyelidikan," kata Ambarita. Setelah itu, lanjut Ambarita, pelaku ditangkap di warung tuak di Jalan Bunga, Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan ada Sabtu (8/8/2020).

"Tersangka ditangkap tanpa perlawanan. Setelah itu, tersangka dibawa ke Polsek Tampan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujar Ambarita.

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *