Jadwal Buka Puasa DKI Jakarta, Jumat 24 April 2020 dan Doa Buka Puasa 1 Ramadhan 1441 H

Inilah jadwal buka puasa, DKI Jakarta dan sekitarnya, Jumat (24/4/2020) hari ini. Mulai Jumat hari ini, umat Islam mulai melaksanakan ibadah puasa Ramadhan 1441 H. Setelah seharian berpuasa, berbuka tentu menjadi waktu yang paling dinanti.

Sebab, mulai saat itu, umat Islam bisa kembali makan dan minum. Waktu berbuka ditandai dengan azan Magrib yang sekaligus mengajak umat Islam untuk salat. Berikut waktu berbuka puasa untuk DKI Jakarta dan sekitarnya pada hari ke 1 Ramadan 1441 H atau Jumat, 24 Maret 2020.

Waktu berbuka untuk DKI Jakarta merujuk pada jadwal imsakiyah yang dirilis Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag). MAGRIB = 17.52 WIB ISYA' = 19.02

MAGRIB = 17.50 WIB ISYA' = 19.00 WIB MAGRIB = 17.51 WIB

ISYA' = 19.01 WIB MAGRIB =17.51 WIB ISYA' =19.01 WIB

MAGRIB = 17.56 WIB ISYA' = 19.01 WIB MAGRIB = 17.52 WIB

ISYA' = 19.02 WIB MAGRIB = 17.53 WIB ISYA' = 19.03 WIB

MAGRIB = 17.52 WIB ISYA' = 19.02 WIB MAGRIB = 17.52 WIB

ISYA' = 19.02 WIB Amal ibadah, terutama saat puasa Ramadan, tentu harus diawali dengan niat yang baik dan muncul dari hati. Namun demikian, ada sebagian dari kita yang berkeyakinan, niat perlu dilafalkan.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhoona hadihis sanati lillahi ta'aalaa. Artinya: Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta'ala.

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin Artinya: Ya Allah karena Mu aku berpuasa, dengan Mu aku beriman, kepada Mu aku berserah dan dengan rezeki Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat Mu, wahai Allah Tuhan Maha Pengasih.

Sementara itu, dikutip dari , berikut bacaan niat salat tarawih di rumah, baik sendirian maupun berjemaah: اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى Ushalli sunnatat taraawiihi rak’ataini mustaqbilal qiblati ma’muman lillahi ta’aalaa

Artinya: “Aku niat Salat Tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala." اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى Usholli sunnatattarowihi rok’ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat Salat Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.” اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى Ushollii sunnatat taraawiihi rok’ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillaahi ta’alaa

Artinya: “Saya niat salat sunnah tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta’ala.” اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِرَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًاِللهِ تَعَالَى Ushallii sunnatal witri rok ‘atan mustaqbilal qiblati adaa’an (ma’muman / imaman) lillaahi ta’alaa

Artinya: “Saya niat salat witir satu rakaat menghadap qiblat menjadi makmum karena Allah ta’alaa.” اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى Ushallii sunnatal witri tsalaasa roka’aatin mustaqbilal qiblati adaa’an (ma’muman/imaman) lillaahi ta’alaa

Artinya: “Saya berniat shalat witir tiga rakaat menghadap kiblat menjadi (ma’muman/imaman) karena Allah ta’alaa."

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *