Fakta-Fakta Menarik Olympique Lyon vs Bayern Muenchen Jelang Semifinal Liga Champions

Olympique Lyon akan berhadapan dengan Bayern Muenchen pada semifinal Liga Champions 2019 2020. Laga Lyon vs Bayern tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis (20/8/2020) dini hari WIB di Stadion Jose Alvalade, Lisbon, Portugal. Duel antara wakil Perancis dan Jerman itu bakal memperebutkan satu tiket tersisa menuju final Liga Champions musim ini.

Pemenang laga ini akan bersua Paris Saint Germain (PSG) yangsukses menumbangkan RB Leipzig 3 0 sehari sebelum laga ini. Sama seperti duel antara PSG dan RB Leipzig, laga Lyon vs Bayern juga akan dimainkan dengan sistem gugur satu leg dan dipusatkan di Lisbon, Portugal. Sistem tersebut berbeda dari musim musim sebelumnya, ketika semifinal Liga Champions masih berlangsung dua leg dan mengambil markas masing masing tim sebagai venue pertandingan.

Pemberlakuan sistem ini tak lepas dari situasi di tengah pandemi virus corona yang berdampak pada keberjalan kompetisi sepak bola Eropa. Jelang laga, terdapat sejumlah fakta menarik di balik pertemuan Lyon kontra Bayern Muenchen nanti. Melansir dari Sky Sports , berikut lima fakta menarik jelang laga Lyon vs Bayern di semifinal Liga Champions:

1. Duel ini menjadi pertemuan kesembilan Lyon dan Bayern Muenchen di Liga Champions. Bayern lebih unggul berdasarkan hasil delapan pertemuan sebelumnya. Klub berjuluk Die Roten itu mengukir empat kemenangan, dua seri, dan dua kekalahan.

2. Bayern Muenchen sudah 12 kali mencapai semifinal Liga Champions. Hanya raksasa Liga Spanyol, Real Madrid, yang mencatatkan semifinal lebih banyak ketimbang FC Bayern, yakni 13 kali. 3. Pelatih Lyon, Rudi Garcia, berpeluang menjadi juru taktik asal Perancis kedua yang mampu membawa klub Perancis ke final Liga Champions.

Dia bisa menyusul capaian Didier Deschamps, yang berhasil melangkah ke partai puncak Liga Champions bersama AS Monaco (2003 2004). 4. Bayern Muenchen belum menderita kekalahan dalam 28 laga terakhir di semua kompetisi musim 2019 2020. Rekor tak terkalahkan milik pasukan Die Roten menjadi yang terpanjang ketimbang tim tim di lima liga teratas Eropa lainnya.

5. Philippe Coutinho (Bayern) dan Moussa Dembele (Lyon) sama sama berhasil mencetak dua gol saat tampil sebagai pemain pengganti pada menit 75. Mereka saat ini memegang rekor sebagai pemain yang mampu mencetak dwigol dengan menit bermain paling sedikit di fase gugur Liga Champions.

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *