Bojan Custic Beberkan Impian Luka Jovic di Real Madrid

Pemain yang memiliki biaya transfer mahal belum tentu menjamin sebuah kesuksesan bagi sebuah tim yang merekrutnya. Memang tidak mudah untuk bisa bermain dengan performa terbaik secara konsisten, ekspetasi tinggi terkadang membuat sang pemain justru membuat sang pemain merasa tertekan. Alhasil kehadiran sang pemain yang diharapkan bisa membantu klub barunya guna menorehkan prestasi hanyalah mimpi belaka.

Kompetisi sepak bola utamanya di benua biru kini telah memasuki separuh musim. Ada beberapa nama pemain mahal yang justru gagal bersinar di klub barunya, padahal ia direkrut dengan biaya yang tidak sedikit. Luka Jovic yang kini bermain bersama Real Madrid menjadi salah satu nama pemain mahal yang sejauh ini belum mampu tampil dalam perfoma terbaiknya.

Real Madrid terpaksa menggelontorkan dana kurang lebih 60 juta euro untuk memboyong Luka Jovic dari Eintracht Frankfurd di musim panas lalu. Kehadirannya diharapkan bisa menjadi pesaing kuat Karim Benzema di lini depan Los Blancos. Selain itu, Luka Jovic juga dapat dikatakan tengah berada di performa terbaiknya.

Musim lalu, Luka Jovic mampu menorehkan 27 gol dan 7 assist sepanjang musim lalu bersama Frankfurt. Bahkan ia hampir saja mengantarkan timnya lolos ke Final Liga Eropa musim lalu jika tidak dihentikan Chelsea lewat adu penalti di babak semifinal. Kini, semenjak berseragam Real Madrid dirinya seakan akan kehilangan sentuhan terbaiknya.

Torehan 2 gol dalam 24 penampilan menjadi bukti performa mengecewakan sang pemain bersama Los Blancos. Selain itu, ia sering menjadi penghangat bangku cadangan karena kalah bersaing dengan Karim Benzema yang tampil menawan sepanjang musim ini. Alhasil nama Luka Jovic disebut sebut akan masuk dalam daftar jual klub pada musim mendatang.

Tim tim seperti Arsenal, Chelsea, dan Paris Saint Germain menjadi deretan klub yang dikabarkan siap menampungnya jika dijual Real Madrid. Menyikapi situasi pelik yang dihadapi anak didiknya, Bojan Custic selaku pelatih pribadi Luka Jovic angkat bicara. Bojan Custic mengatakan Luka Jovic telah banyak bercerita tentang impiannya menorehkan prestasi bersama Los Blancos.

"Dia mengatakan kepada saya bahwa dia hanya ingin menjadi pemenang di Real Madrid," ungkap Bojan Custic, dilansir . "Dia juga ingin memiliki karir yang hebat dan bagi publik Bernabeu untuk menyebut namanya, dia cukup yakin bisa mencapai itu semua," lanjut sang pelatih pribadi Luka Jovic tersebut. Lebih lanjut, Bojan Custic meminta Luka Jovic agar lebih bersabar dalam merintis karirnya bersama Real Madrid.

Sembari meminta rekan setimnya untuk membantu dirinya menemukan sentuhan terbaiknya kembali. "Banyak rekan satu timnya berbicara kepadanya dan berusaha membantunya," ungkap Custic. "Dia akan segera menunjukan potensi sebenarnya, dia hanya perlu bersabar," pungkasnya.

Disisi lain, Luka Jovic sendiri mengaku tidak senang dengan musim perdana yang sedang dijalaninya bersama Real Madrid. Dirinya pun juga heran mengapa tidak bisa menampilkan performa terbaiknya di atas lapangan sebagaimana yang ia lakukan bersama mantan timnya pada musim lalu. "Saya tidak senang dengan musim saya setidaknya untuk periode sejauh ini karena saya tahu saya bisa meningkat performanya," ujar Luka Jovic.

"Terkadang saya menonton video di YouTube tahun lalu dan saya bertanya tanya apa yang salah dengan saya?," herannya. Bukan perkara mudah memang untuk bisa tampil konsisten di klub besar seperti Real Madrid. Ekspetasi publik Los Blancos yang tinggi kerap menjadikan seorang pemain gagal bersinar, seperti Ricardo Kaka hingga Rafael Van Der Vaart.

"Memang tekanan disini sangat besar, namun saya terus berjuang. Saya berharap bisa merubah situasi menjadi lebih baik," harap Jovic. Walaupun demikian, Luka Jovic bertekad akan membuktikan kemampuan terbaiknya sekaligus membuktikan Real Madrid tidak merasa rugi karena telah mendatangkannya. "Saya akan menunjukkan kepada orang orang alasan saya disini, saya disini karena saya memiliki kualitas dan anak anak saya dapat melihat saya selama bertahun tahun hingga diriku bisa menginspirasi mereka lewat gol golku dengan jersey ini," tegas Luka Jovic.

Luka Jovic masih punya kesempatan untuk membuktikan kapasitasnya bersama Real Madrid di sisa musim ini. Apalagi Real Madrid masih berpeluang meraih dua gelar sekaligus dalam ajang La Liga hingga Liga Champions pada musim ini.

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *